5 Bagian Penting Untuk Metode Tangani Anak Autis Tantrum



Untuk mengatasi masalah ini, ibu harus mengabaikan anak saat menjatuhkan mainan. Jika ibu konsisten mengabaikan perilaku bermasalah ini, kemungkinan besar anak akan mengurangi aksinya karena perilaku tersebut tak menghasilkan efek yang dia cari.

Anda tentu boleh menyuapinya saat tekstur makanan anak membuatnya tidak bisa dibiarkan makan sendiri.

Disiplin terhadap jadwal atau tetapkan rutinitas bagi anak. Salah satunya menjaga waktu untuk tidur siang dan makan. Kemarahan seorang anak bisa teratasi bila mereka memiliki cukup waktu istirahat atau waktu tenang.

Sebelum ia tantrum karena kelelahan, pastikan anak memiliki waktu untuk istirahat. Selama berada di luar rumah, si kecil bisa beristirahat dengan digendong.

Semisal anak tantrum karena ditolak bermain di spot tertentu, beri opsi untuk menunjukkan kepadanya tempat bermain yang diperbolehkan.

Jika Si Kecil bangun pada waktu yang sama setiap pagi, atau lelah pada waktu yang sama setiap malam, tulis informasi itu dan gunakan sebagai dasar untuk membuat jadwal rutinitas.

Itulah semua jenis jenis autis beserta dengan ciri serta cara mengatasinya. Orang tua harus peka sejak awal termasuk tanda autis sejak masih bayi. Kemudian saat masa perkembangan sehingga anak bisa mendapatkan tindakan perawatan yang tepat.

Ia yang berharap dapat bermain dengan temannya seperti biasa, harus berada di tempat yang ia tidak kenal dan berhadapan dengan orang banyak.

“Menghabiskan tahun bersama anak menjadi riuk suatu cara menghadapi balita akif yang sulit diatur,” sinar Saskhya Aulia.

Secara pasti penyebab sindrom Asperger pada anak belum teridentifikasi, namun menurut para ahli hal ini terjadi karena adanya kelainan pada otak sehingga memberikan pengaruh besar terhadap perkembangana anak. Dan ada kemungkinan bahwa kelainan ini timbul sejak janin masih dalam kandungan.

Tapi, jangan sampai emosi itu ‘melahap’ diri kamu ya bun. Yuk, coba kelola emosi kamu dalam Cara Menangani Tantrum Anak Autis mendidik anak dengan baca buku ini!

Kalau marah bisa pukul muka saya, di rumah. Dia selama nggak dilarang sih nggak tantrum, tapi kalau dilarang ya ngamuk. Kalau saya tegur, kadang dia diam tapi tangannya sambil pukul muka saya. Haduhh pusing saya. Betul yang Mbak bilang, bukan hanya anak autis yang cenderung berperilaku seperti itu, karena kedua anak saya tidak autis tapi kalau pas tantrum ya cukup memusingkan emaknya ini. Hehehee.

Ideas yang bisa Anda coba, dekati anak dan buat mereka lebih tenang. Lalu bantu anak untuk menyelesaikan hal yang ingin dilakukan.

terjadi ketika anak merasa terlalu kewalahan dengan segala stimulus yang ada di sekelilingnya. Misalnya kerlap-kerlip cahaya, suara yang terlalu bising, atau hal lainnya yang membuat anak tidak nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *